Senin, 18 Juli 2011

TUGAS FILE EXAMP KEWIRAUSAHAAN


   

PENGENALAN PELUANG DAN PEMLHAN PROYEK

Bisnis berasal dari sebuah gagasan untuk  menghasilan sebuah gagasan-gagasan yang bermanfaat, calon pengusaha harus menilai ligkungan politik, ekonomi, sosial budaya dan teknologi. Selain itu terdapat beberapa sumber informasi dan bantuan Negara yang aakan membimbingnya memperoleh peluang proyek. Akan tetapi, setelah mengenali gagasan proyek,seorang wirausaha tidak akan terburu-buru memanfaatka sumber dan energinya untuk sebuah studi kelayakaan  proyek yang memakan banyak biaya. Ada pendekatan pendahuluan bagi seorang wirausaha untuk melihat gambaran gagasan usaha lebih jauh sebelum melakuka studi pra kelayakan dan menyelesaikan studi kelayaka proyek.

   Sangat jelas sekali yang seperti dikatakan di atas, pengenalan terhadap peluang dan pemilihan pada proyek bagi seorang wira usaha harus banyak mendapatkan sumber-sumber informasi dalam pengenalan peluang dan pertimbangan-pertimbangan dalam menentukan suatu proyek.
Namun ada suatu masalah yang timbul di Negara kita ini khususnya diwilayah-wilayah industry belum adanya system pengolahan limbah dari pabrik sebelum di buang ke sungai, sehingga dengan adanya system pengolahan tersebut tidak ada lagi pencemaran sungai. Sebetulnya pencemaran sungai tersebut bukan dari pabrik saja tetapi limbah rumah tangga juga salah satu yang menimbulkan pencemaran sungai.





PERENCANAAN DAN PENGORGANISASIAN PERUSAHAAN
Seorang wirausaha harus merencanakan dan mengorganisasikan proyeknya dengan penuh perhatian dan pertimbangan. Pada satu aspek penting suatu usaha merencanakan dan mengambil keputusan adaalah tugas seorang wirausaha dan tidak dapat didelegasikan. Aspek-aspek utama suatu rencana proyek yaitu: studi pasar,studi teknis dan studi keuangan,semuanya dibahassecara terperinci. Pada tahap perencanaan pengusaha juga harus waspada terhadap apa yang disebut dengan parapengancur proyek atau keadaan lingkunga yang akan mengancam keberhasilan proyek. Jika rencana proyek selesai,seorang wirausaha daapai mulai mengatur proyeknya.pengaturannya mencakup pemilihan bentuk usaha yang sah, penentuan lokasi usaha, mempekerjakan dan melatih pegawai,penentuan paket bimbingan aspek-aspek legal laainya.
Jelas sekali seperti yang dikatakan di atas,seorang wirausaha sebelum menentukan sebuah proyek harus adanya perencanaan dan pertimbangan-pertimbangan  sebelum pengambilan keputusan. Seorang wirausaha juga harus mengkaji dengan teliti dalam perencanaan proyek,yaitu studi pasar meliputi pemasaran produk dan ketersediaan bahan baku, studi teknis terhadap kelangsungan produksi dan jam kerja, alat-alat produksi yang dibutuhkan, dan yang terakhir yaitu studi keuangan yang berfungsi untuk menentukan biaya kelangsungan produksi. Selain itu seorang wirausaha juga harus memperhatikan lingkungan yang ada di sekitar proyek yang dijalankan, supaya tidak mengancam keberhasilan proyek. Jika semuanya udah selesai maka seorang wirausaha mulai menjalankan proyeknya.
Masaalah yang muncul akibatpengambilan keputusan yang salah diantaranya terjadinya banjir,sebagai contoh kawasan bandung utara yang seharusnya sebagai  resapan air berganti menjadi perumahan.






PENGELOLAAN PERUSAHAAN
Manajemen meliputi perenanaan, pengorganisasian, pengkordinasian, serta pengawasan sumber daya manusia dan sumberdaya materi untuk mencapai tujuan. Pemahaman perusahaan kecil tidak hanya memerlukan suatu pemahamaan tentang teknik-teknik manajemen, seperti yang pada mumnya dilakukan, tetapi juga pengetahuan bidang ainyang berhubungan dengan pelaksanaan manajemen. Pemusatan wewenang pada satu orang wira usaha akan menimbulkan suatu masalah khusus dalam perusahaan kecil. Seorang wira usaha kecil dapat mengatasi masalah ini dengan empelajari keahlian manajemen yang sesuai dengankapasitas perusahaannya.
Seperti yang dikemukakan di atas, seorang wirausaha harus mampu mengelola perusahaannya dari mulai perencanaaan proyek sampai  pembiayaan-pembiayaan yang diperlukan.seorang wirausaha harus bias menerima masukan dari rekan lain. Seorang wirausaha sebelum menentukan satu usulan proyek dari rekan yang lain harus bias menyaring semua masukan, dan disesuaikan juga dengan keterbatasan modal.
Masalah yang timbul biasanya pada perusahaan kecil yang baru berproduksi, biasanya seorang wirausaha memusatkan kekuasaan walaupun sudah terbentuk erbagai bagian sesuai bidangnya. Sedangkan keberhasilan suatu usah sebagian dikarenakan manajemen perusahaannya yang bagus.









MANAJEMEN PEMASARAN
Pengusaha kecil dinegara berkembang seringkali dirinya merasa harus bertahan untuk membuktikan bahwa produknya lebih baik daripaada produk impor, dan produk yang dihasilkan pesaing lain yang lebih besar dan lebih terkenal. Oleh  karena itu seorang wira usaha harus memasarkan produknya dengan gencar dan terus mengikuti pemasaran modern. Orientasi konsumen dan integrasinya dengan kegiatan-kegiatan lain merupakan dua prinsip dasar dalam pemasaran. Seorang perusahaan kecil yang merangkap sebagai manajer pemasaran harus memahami berbagai strategi penetapan harga, karena penetapan harga merupakan keputusan pemasaran yang sangat penting. Biasanya seorang wirausaha tidak langsung menjual pada konsumen, tetapi menggunakan jasa perantara atau distribusi. Seoraang wirausaha juga tidak  boleh mengesampingka usaha promosi terhadaap produknya, dan memberikan pelayanan purna jual, walaaupun usaha itu tampak menguntungkan.
Sedikit tambahan dari penulis tentang manajemen pemasaran, daalam hal ini  penulis menambahkan saran buat pengusaha kecil diadakannya perkumpulan-perkumpulan usaha kecil. Di sana biasa tukar informasi dan strategi dalaampemasaaran sehigga menghasilkan ide-ide baru dalam strategi pemasaaran, selain relevan juga tidak merugikan satu saama lain.
Masalah yang muncul seorang wirausaha tidakmemperhatikan efek-efek yang terjadi kedepannya. Bias diambil contoh misalkan seorang wirausaha yang memasarkan produknya di kaca belakang angkutan umum atau kendaaraan, tanpa sadar itu bias membahayakan keselamatan bagi pengemudi dan para penumpangnya, walaupun cara tersebut sangat strategis bisa dilihat semua orang.







MANAJEMEN PRODUKSI DAN OPERASI
Fungsi produksipada perusahaan manufaktur kecil dapat disamakan dengan kotak hitam kecil yang membutuhkan sejumlah input untuk menghasilkan output. Input meliputi bahan baku, mesin dan peralatan, tenaga kerja,metode dan pasilitas. Sedangkan output berupa barang daan jasa. System produksi yang diggunakaan merupakan hal yang penting bagi pabrikan kaarena kemungkinan besar ia melakukan kesalaha strategi. Dengan mengandalkan persyaratan operasi pabriknya, seorang wirausaha sudah bisa melakukan produksi.
Sebagai seorang wirausaha harus selalu menyediakan sumber-sumber input yang sangat dibutuhkan demi kelangsungan operasi yang menguntungkan. Dalam penentuan produksi sangat bergantung pada jenis, kebutuhan, pasar yang dilayani,jenis produk yang dihasilkan, potensi perusahaaan terhadap  pasar dan perluasan produksi. Namun sebelum mngambil keputusan harus mempertimbangkan terlebih dahulu terhadap daur ulang produk yang diperlukan dan tingkat keterlibatan manusia dalam prose sang digunakan, lokasi pabrik dan tata ruangnya merupakan saalah satu yang penting bagi seorang manajer produksi, selain itu seorang manajer produksi harus menetapkan subsistem produksi.
Masalah yang timbul pada perusahaaan manufactur kecil yang terjadi di wilayah kab sumedang,banyak perusahaan-perusahaan tahu yang pada umumnya memproduksi untuk penjualan di pabrik tersebut juga memproduksi pesanan dari para pedagang. Kurangnya pengenalan teknologi di para pengusaha tahu seolah menjadi dilemma terombang-ambing oleh harga bahan baku dan harga bahan bakar, sehingga untuk bahan bakar kebanyakan menggunakan kayu bakar. Sedangkan kayu bakarsuatu saat pasi akan mengalami kehabisan persediaannya. Penulis mencoba solusikan masalah ini dengan carapemampaatan limbah ampas tahu tersebut untuk dijadikan bahan bakar bio gas, sebagai bahan bakaralternatif untuk mengurang dampak ilegaloging atau pembalakan terhadap  hutan.





MANAJEMEN KEUANGAN
Seorang wirausaha kecil  harus memiliki pemahaman mendasar terhadap konsep pendekatan dan alat-alat manajemen keuangan. Hal itu harus dimilikinya agar ia dapat meningkatkan laba dan menjamin kelangsungan usaha dalam jangka panjang. Alat-alat dasar keuangan itu  terdiri dari akuntansi biaya, penganggaran, dan pengangaran modal. Semua peralatan itu tidak hanya membantu seorang wirausaha dalam mencapai sasaran profitabilias, tetapi juga mempengaruhi perencanaan dan pengambilan keputusan trhadap  masalah-masalah penetapan harga produk, penambahan fasilitas baaru,dan perluasan serta di versifikasi usah. Manajemen yang baik pada dasarnya adalah berupa catatan atau informasi keuangan yang tepat dan memadai. Pencatatan yang baik sangat penting untuk  keberhasilan manajemen dan operasi perusahaan. Catatan ini juga akan membantu proses pengambilan keputusan dan pembuatan laporan pajak pendapatan. Singkatnya seorang wirausaha harus memperhatikan kesukaran-kesukaran dalam manaajemen keuangan khususnya yang dihadapi oleh perusahaan-perusahaan kecil.
Jelas sekali yang dikatakan di atas bahwa manajemen keuangan yang baik adalah catatan atau informasi keuangan yang memadai, sehingga mempermudah dalam proses pengambilan keputusan dan pembuatan laporan pajak pendapaatan.
Seperti yang masalah yang sebelumnya, masaalah ini juga muncul dari perusahaan tahu di  sumedang, khususnya yang penulis ketahi yaitu di wilayah pamulihan dan tanjung sari. Kebanyakan paaraa pengusaaha diumbang – ambing oleh harga baahan baku,danuntuk mendapatkan bahan baku yanf berkualitas baikpara pengusaha maasih bergantung impor dari Negara lain. Dalam hal ini, kenapa pengusaha tersebut tidak berfikir berinvestasi kedepan untuk bisa menanam kedelai sendiri, atau semisal mendirikan suatu perkumpulan atau bisa juga koperasi yang menampung kedelai dari para petani di Indonesia sebagai bahan baku. Sehingga terjadinya kesinambungan lapangan kerja antara pengusaha dan petani.




BAGAIMANA MENGANALISIS PERUSAHAAAN KECIL ANDA?
Seorang wirausaha kecil modern dan berpandangan luas menganalisis usahanya secara berkala untuk memastikan bahwa perusahaannya dalam keadan baaik. Penganalisisan perlu dilakukan bila perusahaaan ingin terus bertahan dan berkembang. Adaa empat analisis yang dilakukan seorang wirausaha,yaitu: analisis rasio keuangan, pendekataan masalaah-masalah utama,titik impas daan ppedman kuesioner. Analisis rasio keuangan mempelajari posisi keuangan perusahan, dan memiliki empat rasio yaitu: rasio likuiditas, leverage,kegiatan dan profibilitas. Pendekatan masaalah-masalah utama bersumber padamesalah pokok yang sering dihadapi oleh perusahaaan kecil. Analisis titik impasa berguna untuk penganalisisan, karena pada titik tersebut keuntungan atau kerugian mulai dapat mempengaruhi cara pengelolaan perusahan.
Seperti yang dikatakan di atas, untuk menganalisis perusahaaan supaya terus bertahan dan berkembang, perlu adanyaa analisis terhadap rasio keuangan, pendekaatan pada masalah-masalah yang utama, titik impas dan kuesioner sehingga terjadi umpan balik terhadap perusahaan.
Masalah yang muncul dari kegiaatan penulis sendiri, penulis mencoba mengembagkan ternak kecil-kecilan.kendala pertama yang dihadapi permodalan untuk  bisa mengembangkan usaha tersebut, yang selanjutnya segi  pemasarannya, karena dari mulai ternak sampai saat ini dari segi pemasaran masih mengandalkan Bandar atau pengumpul untuk penjualannya. Masalah yang kedua penulis juga sebagai pengelola dari sebuah pendidikan anak usia dini di pamulihan,dalam hal ini dari segi manajemen penulis kurang begitu memahami, sehingga kurang terkelola dengan baik.   

Tidak ada komentar:

Posting Komentar